Life is Competition

Hidup ini adalah sebuah kompetisi dimana hanya ada beberapa orang saja yang maju sebagai seorang pemenang. Setiap manusia diberi anugerah dari Tuhan untuk berjuang dengan keras , bukan bekerja melebihi batas. Tuhan ingin kita menguasai diri, karena daging kita lemah . Adapun sifat daging :

  1. Egois
  2. Malas
  3. Tidak mau di atur
  4. Cepat menyerah

Orang yang tidak dapat mengendalikan diri, seperti kota yang runtuh temboknya. Berbicara mengenai tembok , tembok itu menggambarkan sebuah ketenangan dan kepastian. Yang harus dilakukan untuk pengendalian diri adalah melatih dan berjuang. Melatih diri awalnya memang tidak enak, namun jika kita konsen dan dilakukan terus menerus akan jadi mudah dan terbiasa.

Dekatnya seseorang dengan Tuhan dapat dilihat dari kemampuannya dalam menguasai diri, karena kedekatan kita dengan Tuhan akan mempengaruhi hidup kita.

Hanya sekedar keinginan untuk mengendalikan diri saja , tidak cukup. Semua harus dilatih, karena tidak semua orang yang rajin pergi ke tempat ibadah ada di Surga.

Akibat jika tidak ada pengendalian diri :

  • Kehilangan damai sejahtera
  • Tidak memperoleh berkat dan janji Tuhan
  • Menjadi batu sandungan bagi orang lain
  • Hidup dalam daging
  • Kehidupan tidak berarti

Unsur-unsur mengendalikan diri

  1. Nilai kehidupan (values of life)
  2. Nilai keimanan (values of faith)
  3. Nilai kesuksesan (values of success), sukses yang sesungguhnya bukan lah berupa materi atau jabatan, tapi sukses adalah melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan , menjadi berkat untuk orang lain dan hati dipenuhi damai sejahtera.
  4. Nilai sukacita (values of joy)
  5. Nilai Kekal (values of eternal)
  6. Nilai kepuasan (values of satisfy)

Yang diperlukan dalam pengendalian diri adalah :

  • kemauan, tekad dan semangat
  • iman dan perjumpaan pribadi dengan Tuhan
  • kesiapan untuk tidak instan
  • perjuangan dalam kesetiaan

Melayani Tuhan tanpa penguasaan diri adalah kejahatan. Karena menguasai diri adalah foundation of ministry

Sikap pengendalian diri :

  1. Sabar
  2. Mengalah ketika dalam keributan
  3. Tetap menjaga kesucian dalam segala hal
  4. Memegang teguh nilai iman dalam pencobaan
  5. Kuat iman dalam pencobaan.

Kutipan di atas di ambil dari Khotbah Pdt. Gilbert Lumoidong

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s